Bayung Lencir, Jalan Jambi – Palembang Macet Total

Uncategorized

Sumsel – siasatkota.com

Pada Jumat, 22 Februari 2019 Pukul 06.30 WIB di perkirakan sekitar 30km jalan lintas Jambi-Palembang tepatnya di kecamatan Bayung Lencir rame dengan kendaraan tegak di badan jalan sebelah kiri dan kanan.

Awal dari kemacetan itu menurut S.Naibaho selaku pengemudi Colt Diesel 125ps, BK 8411 WA,  Dari Jawa menuju Medan bermuatan bawang merah, “Sekitar Pukul  03.00 WIB (subuh) untuk menghindari lubang yang dalam ini terpaksa harus saya bawa dari pinggir mengakibatkan truk yang saya kemudikan terbalik, karena kalau saya paksakan melewati lubang yang dibadan jalan mungkin tetap terbalik dan terbentang di tengah jalan.” Katanya ke wartawan Siasat kota.

Sesuai Pantauan wartawan Siasat Kota, penjelasan S.Naibaho dapat dibenarkan karena lubang dibadan jalan itu memang dalam, menghindari lubang tersebut jadi harus dibawa kepinggir mengakibakan truk yang dikemudikannya terbalik, kemacetan terjadi mulai pukul  03.00 WIB (subuh) mengakibatkan kendaraan berhenti 30km ke arah Jambi-Palembang.

Sesuai pengakuan supir tronton yang tidak mau disebut namanya, “Kemacetan ini sudah sampai begitu panjang dan dapat juga dikatakan karena para pengemudi kendaraan berlomba lomba mau cepat, berdesak desakan sehingga kendaraan susah bergerak. Sampai sekarang sudah pukul 07.00 WIB pihak Petugas lalu lintas belum juga ada yang muncul. Coba kalau ada yang datang membantu mungkin tidak seperti ini panjangnya macet.” katanya.

P.Manalu selaku Ketua Dewan Pembina dan Pengembangan LSM Badan Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (LSM BPpK-RI) Wilayah Pulau Sumatera ketika di konfirmasi di kantornya mengatakan “memang benar jalan lintas mulai dari perbatasan Jambi-Palembang hingga perbatasan Palembang-Lampung jalannya banyak yang rusak mengakibatkan waktu tempuh perjalanan menjadi lambat dan banyak mengakibatkan musibah terhadap pengguna jalan, kerugian yang tidak diduga-duga pun bermunculan terhadap pengguna jalan. Dihimbau kepada pihak pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar dapat melaksanakan perbaikan terhadap jalan nasional, jalan lintas lampung-palembang-jambi tersebut.” (Eko BS/Red)

 

 

 

 

Leave a Reply