Tidak Ada TI Rajuk Ilegal Di Wilayah IUP PT Timah

Beltim, Siasat Kota –  Setelah dilakukan mediasi oleh Kasat Intelkam Akp Anton Sinaga, SH masyarakat pendemo dan masyarakat penambang membubarkan diri secara sukarela.

Aksi masyarakat pendemo yang kurang lebih 200 orang tersebut menggunakan perahu motor dengan Yudi Senga selaku koordinator massa menyisir aliran sungai diluar IUP PT Timah.

Kepala PAM PT Timah Imanuel Laapen saat dikonfirmasi awak media memberikan keterangan seputar IUP yang dimiliki PT Timah di lokasi tersebut.

” sesuai yang kita dengar sama-sama tadi arahan Kapolres Beltim bahwa untuk diluar IUP itu dibongkar/ ditertibkan, untuk yang didalam IUP diatur dan diharapkan agar para pemilik tambang berkoordinasi dengan pihak PT Timah untuk diakomodir legalitasnya,” ujar Imanuel di pos pengawasan tambang Damar.

Adapun terkait keberadaan pihak pengaman dilokasi tersebut pada saat terjadi demo itu sebatas mengamankan IUP PT Timah.

” pihak pengaman timah tadi hadir hanya mengamankan IUP PT Timah termasuk didalamnya itu ada TPID 6341 atas nama Sadam sebanyak 12 unit dan TPID atas nama Yogi Aditya 11 unit, mereka sudah ada SPK yaitu sudah ada memiliki surat ijin, untuk antisipasi dampak dari aksi demo terhadap tambang itu,” terang Imanuel.

Sedangkan untuk TI Rajuk ilegal, walaupun berada di IUP PT Timah itu bukan tanggung jawab PT Timah ( pengawasannya). Tetapi pihak pengaman PT Timah tetap melakukan pengamanan lokasi IUP PT Timah agar supaya tidak ada tambang ilegal, namun jika ada pemilik tambang mau menambang dilokasi tersebut bisa diakomodir melalui Wastam untuk pengurusannya dan harus menjual bijih timahnya ke PT Timah. ( VM/Ris)

Leave a Reply