Dr Manotar Tampubolon SH,MA,MH Pengacara Hilman WalkOut dalam Persidangan saksi Verbalisme

HOME Hukum Nasional

SUBANG, SiasatKota.com – Sidang kasus dugaan salah tangkap yang terjadi di Wilayah Kepolisian Resort Subang, kamis (9/5) di pengadilan Negeri Subang mengalami walkOut nya Pengacara/Penasehat Hukum terdakwa Hilman Nainggolan dari Ruang Sidang dengan jadwal agenda sidang  mendengarkan saksi verbalisme (Penyidik) . Dalam persidangan dihadirkan dua saksi anggota dari Kepolisian Polres Subang yaitu saksi Deden Suwarno dan Andre Firmansyah yang pada waktu itu melakukan penyidikan terhadap terdakwa, dihadirkan nya saksi ini berkaitan dengan kesaksian Anju Sinaga dan Terdakwa yang mencabut semua Kesaksianya di BAP dengan alasan mendapat Intimidasi dan Penyiksaan saat Di BAP. 

Dalam pertanyaan diberikan majelis hakim yang di Ketuai Hakim Eva Susiana SH,MH dan Jaksa Penuntut Umum “Widi, saksi Deden menjelaskan proses BAP berjalan gimana mestinya dan tidak ada penyiksaan terhadap saudara Anju Sinaga (Pelaku) dan Terdakwa saudara  Hilman Nainggolan  baik dirinya dan teman temanya yang dilihatnya.

Saat majelis memberikan giliran bertanya kepada penasehat Hukum terdakwa Dr Manotar Tampubolon SH,MA,MH  , saat memulai pertanyaan perihal penyitaan langsung dipotong Oleh Jaksa Penuntut Umum dengan Nada menoleh ke Majelis Hakim untuk tidak bertanya mengarah kesitu, hal ini membuat pihak penasehat Hukum terlihat marah karena merasa Hak nya berbicara tidak dihargai di persidangan.

Saat mejelis yang mengambil alih pertanyaan Penasehat Hukum Terkait Penyitaan Barang bukti , Saksi Deden mengatakan Tidak ikut dalam penyitaan ,itu adalah anggota yang menangkap dan saya tidak ikut, ujar nya, kembali ke penasehat hukum memperjelas menanyakan kepada saksi Deden ,Ikut atau Tidak ” jawab ‘saksi tidak ikut , sambil berdiri berjalan ke hadapan majelis Hakim Penasehat Hukum berbarengan dengan Jaksa dan saksi memperlihatkan salinan BAP bahwa saudara saksi Deden ikut dalam penyitaan , terdengar saksi langsung jawab Ya saya ikut disitu dengan suara terbata-bata. Majelis hakim pun mengatakan agar supaya Penasehat Hukum menanyakan tentang perihal pencabutan BAP Anju Sinaga dan Terdakwa Himan Nainggolan. 

Merasa dibatasi oleh majelis Hakim dalam pertanyaan nya yang di ajukan  kepada saksi oleh majelis Hakim , “terlihat terjadi perdebatan serius antara penasehat Hukum dan mejelis Hakim, bagaimana saudara saksi ini bisa kami percaya Kesaksianya padahal baru pertanyaan awal kami sampaikan,jawabnya  semua kesaksian nya bertolak Belakang , ujar manotar.

Manotar menjelaskan bahwa pertanyaan yang diajukan dia itu sah sah saja, karena kami perlu pertanyakan siapa yang menyita barang bukti tersebut dan Dari mana itu berasal kami harus tau, karena tanpa barang bukti yang dihadapkan pihak JPU di persidangan ini, tidak mungkin Klien nya Hilman Nainggolan Duduk Di Bangku Persakitan sampai saat Ini.

Merasa dibatasi terus pertanyaan nya Pihak Penasehat Hukum WalkOut dengan berkata ,”Maaf yang Mulia Kami tidak tahan dengan Persidangan seperti ini dan kami walkout maaf Maaf bukan tidak menghargai Persidangan yang ada di Indonesia ini ,Uajar Dosen UKI ini sambil berjalan keluar dari ruang persidangan. Dengan sambutan ketua majelis Hakim “silahkan itu Hak saudara ya ‘. (Rendy Fs)

 

Leave a Reply