Warga Desa Sungai Panoban Merasa Dianak Tirikan PLN

DAERAH HOME
Tanjab Barat, SiasatKota.com
 
Aneh bin azaib itulah perasaan sebahagian warga Rt;10.Rt 11. Rt05 Desa Sungai Penoban .Kec Batang Asam Kab:Tanjab Barat JAMBI, Dimana sampai saat ini mereka belum bisa merasakan Fasilitas PLN. Padahal Jaringan TR dan TRAVO sudah selesai dan sudah dialiri arus listrik. Dari hasil konfirmasi wartawan Siasat Kota dengan warga setempat yg  tidak bersedia dituliskan namanya mengatakan kami sangat sangat kecewa pada PLN. Karena sampai saat ini kami masih belum bisa merasakan penerangan dari Pln . Padahal tetangga sebelah sudah lama diterangi listrik.
Kami sangat bingung… Apasih masalah dan kendalanya?? Sehingga kami seperti anak tiri di negara ini. Padahal Kami Warga Negara Indonesia Resmi. Ada KTP dan ikut bayar Pajak.  Dulu pihak PLN melangkahi wilayah kami ini dan memasang TR di wilayah yang tidak ada yang membutuhkan. sekarang TR sudah terpasang tapi kami tetap tidak dapat penerangan. Kemudian Informasi yang didapat wartawan dari beberapa warga yang mendatangi kantor Pln Pelabuhan Dagang untuk mendaftar dan menyetor   Pembayaran KWH mereka belum bisa setor KWH karena pihak Vendor belum serah terima dengan pihak PLN.dan pihak kantor cabang cuma menerima Rp200.000 untuk mendapatkan SLO.
 
Ketika Siasat Kota mengkordinasi perihal tersebut ke  pihak PLN Tungkal ilir dan Pelabuhan Dagang Pihak PLN membenarkan hal tersebut. Benar belum ada serah terima dengan pihak Vendor.
Yang menjadi pertanyaan Warga kenapa belum ada serah terima? Padahal Travo dan TR sudah ada arus listrik dan sudah lama selesai. hal ini menambah kekecewaan warga. terlebih pihak PLN sudah ada menyambungkan arus dari TR yang mereka bilang belum serah terima itu..
Permainan apakah ini ya ? pertanya warga  semakin bertubi tubi ke pihak wartawan SiasatKota dengan nada kesal. Dalam hal ini warga meminta agar Pihak pihak terkait meyelidiki hal ini apa memang ada oknum yang sengaja menghalang halangi agar warga disini tidak dapat layanan dari PLN.dan warga minta pertanggung jawaban Pihak PLN kenapa mereka bilang belum bisa setor KWH padahal mereka sudah menyambung dari TR yang mereka bilang belum serah terima. Bahkan warga yang Jumlahnya   sekitar 70 Kepala keluarga yang tidak dialiri listrik ini menambahkan kalau kami belum dapat layanan sampai tgl 17 april ini kami tidak akan ikut   mencoblos di Pesta Demokrasi ini. karena kami merasa seperti dianak tirikan.tutup warga.  
 
Ketua DPW LSM BPpK RI Jambi
Terkait permasalahan Pemasangan Aliran listrik. di Desa Panoban ini, P Manalu selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM BPpK RI Prov Jambi ketika dikomfirmasi Siasat Kota melalui telepon seluler, mengatakan, Pemasangan listrik di kota dan di Desa di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, merupakan Program Pemerintah agar semakin di tingkatkan dan dipercepat. Tujuan, agar mempercepat Perbaikan ekonomi Rakyat semakin dapat ditingkatkan terlebih di Jaman serba Digital seperti Sekarang. Seingat saya, pemasangan tiang dan penarikan Kabel induk serta instlase sudah lama terealisasi di desa Panoban. Kenapa kok berlama lama Rumah Warga  belum bisa dialiri listrik?? Diduga,hal ini ada hubungannya dengan Para pelaksana Proyek PLN. Dari itu, dihimbau kepada Pihak PLN, agar bertindak bijak menyikapi perihal permasalahan tersebut. terlepas dari problema yang mungkin Ada, sangat lebih baik jika melaksanakan pemasangan aliran listrik itu kerumah warga yang sangat membutuhkan secepatnya direalisasikan. Kemudian, sungguh sangat baik, pihak Perintah,  Ketua Rt, kepala Desa,Camat,Bupati, turut peduli dan memberikan perhatian akan keluhan Warga yang belum bisa merasakan dan menikmati penerangan yang dari Pln ini. Ketua DPW LSM BPpK RI Jambi juga mengatakan , kalau hal itu masih berlanjut lama,tim pencari data dari Bppk ri, akan turun ke Tkp, hingga Jelas siapa dan dimana yang main mata,atau bermain main sehingga masyarakyat menjerit. Kata pak Manalu. (HDP)

Leave a Reply