SMPN 26 Depok Optimis Sukseskan UKP dan USBK Tahun 2019

HOME

Depok, Siasat Kota

Dinas Pendidikan kota Depok secara serentak menyelenggarakan Ujian Sekolah Berbasis Kertas-Pensil yang akrab disebut dengan UKP, pada seluruh SMP yang ada di kota Depok. Ujian ini berlangsung selama tiga hari, yakni Senin, Selasa dan Kamis (1,2 dan 4 April 2019). Tak terkecuali dengan pelaksanaan UKP di SMPN 26 Depok. Tak tanggung-tanggung, demi  menjamin kesuksesan  pelaksanaan UKP tahun ini, Kadisdik kota Depok, M. Thamrin melakukan sidak saat ujian masih mata pelajaran pertama, yakni Pendidkan Agama.

Kepsek SMPN 26 Depok, Antoni mengatakan sangat berterima kasih atas perhatian Kadisdik yang begitu serius dalam pelaksanaan UKP ini. Menurut Antoni ada 184 siswa SMPN 26 Depok yang mengikuti UKP kali ini, yang dilakukan dalam 1 sesi, dengan mengujikan 6 mata pelajaran.

Hari pertama, Senin, mengujikan  Pendidikan Agama dan B. Sunda. Hari kedua, Seni Budaya dan  Prakarya. Hari Kamis, mengujikan Penjaskes dan TIK, yang kesemua soal ujiannya disediakan Disdik kota Depok melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). “Semua soal ujian pada UKP ini disediakan oleh MGMP kota Depok. Jadi soal ujiannya sama di seluruh SMP se-kota Depok,” terang Antoni.

Lebih lanjut Antoni menyampaikan, jika UKP ini adalah pemanasan yang akan dilanjutkan dengan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) yang akan bermuara akhir pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “USBK sendiri dilaksanakan selam 3 hari, pada 9-11 April 2019, dengan mengujikan mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PPKN dan IPS. Sementara UNBK akan dilaksanakan selama 4 hari, pada 22-25 April 2019, dengan mengujikan mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris,” jelasnya.

Antoni menambahkan jika UKP  dilaksanakan dalam 1 sesi, maka USBK dan UNBK dilaksanakan dalam 2 sesi. Ini dikarenakan keterbatasan perangkat yang dimiliki sekolah. Terlebih UNBK akan membutuhkan operator maupun proktor untuk menjaga keberlangsungan UNBK tetap lancar.

Selain itu Antoni berharap selama UKP, USBK sampai UNBK semua siswa bisa mengikutinya dengan baik dan jangan sampai ada yang ujian susulan. “Ke depannya kami berharap untukUNBK, bisa dilaksankan 1 sesi. Sehingga kami bagian dari penyelenggara, punya ruang untuk efisiensi dan kreatifitas demi menuju hasil akhir yang tiap tahunnya semakin berkualitas dan memperoleh hasil yang meningkat dari tahun sebelumnya. Mudah-mudahan SMPN 26, tahun ini nemperoleh peringkat nilai UN rata-rata lebih baik dari peringkat ke-13 SMPN  se-kota Depok,” tutupnya.•BUDIMAN

Leave a Reply