Tergiur Investasi Emas, Herman Nababan Jadi Korban Penipuan Manager Bestpropit Jambi

Ekonomi Moralitas Nasional
Jambi, SiasatKota.com
 
Dugaan penipuan berkedok investasi emas kembali lagi memakan korban masyarakat awam dan Lugu. 
Kantor Perwakilan Surat kabar Siasat Kota/DPW LSM BPpK-RI.Prov Jambi Pada hari Kamis, 10 Oktober 2019 kedatangan tamu yang bernama Best Herman Nababan ,yang merupakan Kariawan PT BSS, di kab Muba, yang juga Anggota LSM DPW Sumsel, Nasabah korban penipuan bujuk rayu investasi emas yang dilakukan oleh seorang manager PT.Bestprofit Jambi bernama Alexius Yulihasan. 
 
(Alexius Yulihasan)
Menurut keterangan Herman Nababan, Dia datang menyampaikan Nasibnya, yang  menjadi korban Penipuan mohon petunjuk dan pendampingan dalam penyelesaian masalahnya. Kronologis, Awal mulanya dia mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal dari seorang yang bernama Alex mengaku sebagai manager dan Wakil Pialang dari PT.Bestprofit Futures Jambi. Dalam pembicaraan melalui telepon,  beliau menawarkan investasi emas dengan menjanjikan keuntungan Dua Juta Rupiah per Hari dan dapat bonus Dua Gram Emas gratis, jika sudah terdaftar jadi Nasabah.
 
Saya tergiur dengan iming iming janji dapat keuntungan besar  dan emas gratis itu,kebenaran  saat ini saya lagi dililit hutang ke Bank, Sehingga saya merencanakan mau menjual mobil saya, yang biasa saya Operasionalkan mencari uang (Nambang penumpang). “Mobil itu awalnya akan saya Jual seharga 125 juta,  namun pembeli menyanggupi dengan harga murah 90 juta.” katanya. Persyaratan investasi emas itu minimal 100 juta masih kurang 10 juta lagi. Ketika Alex mendengar imformasi bahwa ada yang mau membeli mobil saya tersebut seharga 90 juta,Alex mengatakan “Jual sajalah, Saya akan menalangi 10 juta kekurangannya, untuk mencukupi investasi 100 juta.” Maka transaksi penjualan mobil itupun terlaksana. 
 
Setelah mobil itu terjual bestprofit melalui si alex tetap menelpon dengan bujuk rayu manisnya maka pada akhirnya tanggal 18 September 2019 Herman Nababan datang ke kantor Bestprofit bertransaksi menanamkan dananya di PT.Bestprofit Futures Jambi. Saya menyampaikan,  saya tidak Paham, dan tidak mengerti sistim investasi seperti ini, apalagi pake yang namanya account. Namun, Si alex ini tetap  merayu saya agar dia memainkan kode akses account atas nama Herman bertransaksi setiap hari. Bapak tidak bakalan Rugi, dan uang itupun tidak akan hilang. Katanya. Tanggal 18 September 2019.saya bersama dengan Alex mentransfer uang yang Seratus juta ke bang mandiri, kemudian saya diajak kekantor Best ProvitFuture. Disipin. Jambi. Katanya. Saya disuruh menanda tangani, surat surat, yang belum saya mengerti isi dan tujuannya, saat itulah dilaksanakan registrasi online, dan saat itu pula lah Alex mengatakan, bahwa dia akan menghandel acount a/n saya(Herman).dan dia mengatakan bertanggung jawab akan keutuhan infestasi tersebut. Dan akan memberikan Emas Antam 2 Gram. 
 
Dua Hari setelah Join, saya mengajukan penarikan modal 30 juta, karna dikatakan Alex,  sewaktu waktu, bisa tarik saham. Untuk kebutuhan bayar hutang, saya mohon agar ditarik 30jt,  yang 10jt mengembalikan uang alex, dan 20jt, bayar hutang ke bank. Ternyata, Alex mengucapkan, Jangan Bang. Momen nya lagi bagus. Yang dikeluarkan hanya 10jt, itupun utk mengembalikan uang alex, yang menalagi agar cukup 100jt. Melalui pesan WA, pada 30/9/19.saya disuruh alex untuk melaksanakan penambahan dana, 20jt, dan 1/10/19.disuruh nambah 60jt.  2/10/19.Saya tetap disuruh nambah dana 80jt.Saya menjawab tidak punya uang lagi. Saya mau narik saham tersebut. 
 
Tadi saya pertanyakan ke kantornya, pihak perusahaan mengatakan saldo saya tinggal sekitar dua jutaan, danTanggal 11/ 2019 turun drastis saldonya hanya tinggal 1 jutaan. Uraian Herman lemas. Akibatnya akses account dana investasi yang kata mereka  terkunci untuk membuka kuncinya manager Bestprofit Jambi Alexius Yulihasan kembali menelpon korban memaksa  Herman untuk menambah dana 60 sampai 80 jutaan. Herman Nababan terlihat sangat terkejut dan shok , karena kehabisan uang itu, dan selalu diminta menambah dana.kondisi itu  berdampak Herman dan istrinya pada cekcok dan tidak harmonis lagi. 
 
Usaha yang diambil  Herman terus berkomunikasi kepada pihak pelaku usaha Bestprofit bagaimana caranya menyelamatkan dananya sambil mendatangi kantor Bestprofit Sipin Jambi namun bukan solusi yang didapat bahkan terus menerus disuruh pihak BESTPROFIT menambah dana untuk menyelamatkan dana yang sudah masuk tersebut. Sesuai permohonan Herman, Wartawan Siasatkota terpanggil untuk mendampingi Herman ini untuk membantu mediasi kembali datang ke  kantor Bestprofit dan meminta konfirmasi langsung dengan Kepala Cabang PT Bestprofit Futures Jambi.
  
Ketika siasat kota konfirmasi dikantor bestprovit, apakah ada kebijakan selaku kepala cabang untuk menyelamatkan dana si korban? Erlina selaku kepala cabang mengatakan,  terkait penyelamatan dana Herman yang 100jt tersebut, bp Herman, Harus Menambah Dana lagi karena ini perdagangan.  terlihat  Erlina melindungi perbuatan bawahannya yang jelas jelas telah melanggar hukum dengan memperdaya Bp Herman Nababan. Yang sudah mengetahui sebelumnya bahwa dia tidak tau menau sistim investasi. Selain pak Herman Nababan diatas wartawan Siasatkota juga mendapat informasi kejadian yang sama via telpon dari ibu lawyer dari YLKI tentang baru terjadi juga penipuaan dana berkedok  investasi emas yang dilakukan oleh seorang manager PT Bestprofit sebesar 250 juta terhadap kliennya  dua orang koban yaitu bapak dan anaknya, dan berencana secepatnya menempuh proses hukum dengan melaporkan perbuatan penipuan pelaku usaha Bestprofit secara pidana ke Polda Jambi dan  perdatanya ke Pengadilan Negeri Jambi.
 
P.Manalu
P.Manalu selaku Ketua DPW LSM BPpK-RI Prov Jambi, ketika mendengarkan hasil konfirmasi siasat kota ke pihak Best Provit  mengatakan, “Perbuatan managernya yang juga wakil pialang PT.Bestprofit ini sudah melanggar ketentuan dan peraturan perundang undangan yang sudah ditetapkan Pemerintah yaitu, Undang Undang  Nomor 32  Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi kemudian diperbaharui  Undang Undang Nomor 11 Tahun 2011 tentang perubahannya bahwa Wakil Pialang Dilarang: mempengaruhi/bujuk rayu calon nasabah,  memberikan pinjaman dana untuk nasabah, menawarkan janji/iming iming ke Nasabah. (keuntungan 2 juta per hari), memainkan/menguasai account nasabah dlsb seperti investasi emas ini dan pelanggaran terhadap hal-hal tersebut sesuai peraturan perundang undangan diatas diancam dengan sanksi pidana dan sanksi administrasi bahkan sampai pencabutan ijin usaha. Sebaiknya, Serahkan saja dugaan penipuan ini ke pihak penegak Hukum. “
 
Terkait dugaan penipuan ini, Best Herman Nababan, telah melaporkan Alex ke polda Jambi, pada Rabu, 16 oktober 2019. Kepala Perwakilan Sumatera Pers Siasat Kota & Ketua Badan Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (BPpKRI) Prov Jambi, Bp Parningotan Manalu menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan berhati hati terhadap berbagai macam penawaran berkedok investasi Dana, emas dan lain sebagainya dengan mendapat keuntungan besar jangan sampai jadi mangsa berikutnya. Modus mereka pelaku usaha seperti PT.Bestprofit ini biasanya mendapat nomor telpon/hp calon mangsanya dari iklan baik di surat kabar atau media online yang sedang mengiklankan jual tanah, rumah/ruko, kebun sawit atau aset lainnya disitu tercantum nomor contact penjual baru dengan waktu tunggu yang diperkirakan mereka bisa sebulan atau lebih  asset tersebut sudah terjual, baru mereka gencar menelpon nomor yang sudah disave secara acak yang diprediksi sudah dapat banyak uang hasil penjualan aset kemudian menawarkan/bujuk rayu investasi bodong atau produk keuangan yang bermasalah. Masyarakat banyak terjebak dengan telpon yang gencar dari nomor nomor yang tidak dikenal kadang suara wanita kadang laki laki secara bergantian. Dihimbau agar HATI HATI dengan bujuk rayuan keuntungan dan iming iming mereka yang memberi bayang indah,  oknumnya pintar memainkan perasaan masyarakat via telpon. 
 
Kemudian kami menghimbau ke pihak  pemerintah dalam hal ini Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Tim Satgas Waspada Investasi yang berkompeten benar benar  melakukan pengawasan dan penanganan yang cepat terhadap pengaduan masyarakat yang menjadi korban investasi bodong. Terlebih kepada pihak Penegakan supremasi hukum dan perlindungan masyarakat karena korban penipuan dengan modus investasi, ini sudah banyak meresahkan masyarakyat, agar dapat ditindak dengan secepat dan seserius mungkin. demikian ujar Bp P.Manalu. (Laurentius S)

Leave a Reply