Ada 18 Orang OTG Dan ODP DI Beltim Yang Dikarantina.

Beltim, Siasat Kota – Dua ruangan di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Beltim disulap menjadi ruangan isolasi karantina khusus.

Berdasarkan rilis dari Diskominfo Beltim, ada ruangan yang digunakan yaitu ruang kerja Bidang Pengendalian Penduduk serta Bidang Keluarga Berencana dan Bidang Pelayanan Kesehatan yang diperuntukan bagi ruangan khusus karantina OTG dan ODP wanita dan tenaga kesehatan. Sedangkan Stadion Beltim dikhususkan untuk karantina OTG dan ODP pria.

Kepala DKPPKB Kabupaten Beltim Yulhaidir yang didampingi Koordinator Karantina Hutri mengatakan adanya tempat isolasi baru itu untuk memudahkan pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat yang sedang dikarantina. Selain itu juga untuk menjamin keamanan OTD dan ODP yang dikarantina. Dan untuk pelayanan di kantor DKPPKB tidak akan terganggu, dan menjamin orang yang sedang dikarantina tidak akan bisa berinteraksi dengan pegawai DKPPKB.

“Kan dak mungkin kita campur karantina pria dan wanita. Makanya stadion khusus pria, di sini untuk wanita, Jadi ada ruangan lain juga yang kita alihkan untuk tempat bekerja, selain itu beberapa pegawai kita ada yang sedang diisolasi serta menjalani WFH. Semuanya sudah kita atur, keamanan dan protocol kesehatan tetap kita jalankan,”  ujar Yulhaidir. Jumat (12/6/2020).

Selain di Kantor DKPPKB, Puskesmas Dendang juga dijadikan tempat isolasi khusus untuk para pegawai Puskesmas Dendang. Setidaknya ada 10 orang pegawai Puskesmas saat ini tengah menjalani isolasi. 10 pegawai tersebut sebelumnya dinyatakan reaktif saat rapid tes.

“Untuk pelayanan kesehatan kita alihkan ke Puskesmas Simpang Pesak. Namun pelayanan tindakan UGD Puskesmas Dendang tetap berjalan, kawan-kawan yang non reaktif jadi relawan untuk membantu mereka standbye di rumah dinas,” ujar Yulhaidir.

Di Kabupaten Beltim saat ini setidaknya ada 18 orang yang di karantina di berbagai tempat , seperti di Stadion, DKPPKB, Puskesmas Dendang, serta di depan Kantor Camat Dendang. (VM). 

Leave a Reply